BANDA ACEH – Gubernur Aceh yang diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Taqwallah, membuka kegiatan puncak peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) Tim Penggerak PKK ke-50 tingkat Provinsi Aceh, di Taman Ratu Safiatuddin, Sabtu (19/3/2022)

Kegiatan itu dirangkai dengan Festival Pulo Aceh, di mana juga ditampilkan sejumlah kegiatan lainya, yakni pameran Upaya Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K), Pameran Buah Nusantara, penyelenggaraan pasar murah, dan pasar tani.

Kemudian juga ada, lomba masak ikan, senam lansia, penyerahan kartu identitas bagi murid Cot Meuraja Kabupaten Aceh Besar, launching Posyandu terintegrasi di Gampong Bungsidom Kabupaten Aceh Besar, serta Dialog interaktif bersama tokoh PKK Aceh.

Kemudian, pada kegiatan tersebut, TP PKK Aceh juga mengumumkan desa-desa pemenang dalam perlombaan Gampong Mawaddah Warrahmah (Gammawar) yang mewakili daerah kabupaten dan kota masing-masing.
Di mana pemenang dinilai sudah memenuhi kriteria dalam rangka perwujudan gampong yang mencakupi 10 program pokok PKK.

Gubernur Aceh dalam sambutan tertulisnya, menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh pengurus dan kader PKK di seluruh Aceh yang telah bekerja dengan baik dalam mengupayakan pembangunan masyarakat dengan menyiapkan keluarga sejahtera, melalui gebrakan yang dilakukan selama ini. Seperti penurunan angka stunting serta berbagai permasalahan sosial masyarakat lainya di daerah.

Apalagi, selama dua tahun belakangan ini kata Taqwallah, Aceh bahkan dunia dalam belenggu pandemi Covid-19. Karena itu, sangatlah tepat energi para kader PKK selama ini lebih banyak dikerahkan untuk mendukung penanggulangan wabah Covid-19 dan vaksinasi.

“Alhamdulillah, kita sangat bersyukur, bahwa meskipun Covid-19 masih ada di tengah-tengah kita, upaya penegakan protokol kesehatan tetap dijalankan, dan saat bersamaan vaksinasi pun terus dilakukan di berbagai tempat,” ujarnya.

Peran besar itu, ditunjukkan dalam mengajak masyarakat untuk mengikuti program vaksinasi Covid-19. Sehingga membawa Aceh menempati urutan 23 di tahun 2022, sebelumnya di urutan ke-33 tingkat nasional untuk kegiatan vaksinasi. Kemudian tepat pada Februari lalu, posisi Aceh kembali meningkat dan menduduki rangking ke-18 nasional.

“Kita berharap para kader PKK terus mendorong suksesnya program vaksinasi ini, sehingga dengan demikian, upaya kita menurunkan status pandemi ke endemi akan berjalan dengan baik,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK Aceh, Dyah Erti Idawati, dalam sambutanya menyampaikan, peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK tahun 2022 ini mengusung tema “50 tahun Gerakan PKK, Berbakti untuk Bangsa dan Berbagi untuk Sesama”, yang bermakna bahwa kiprah PKK selama ini memang sepenuhnya didedikasikan untuk mendukung program pemerintah dengan fokus pada isu keluarga dan masyarakat.

Ia menyebutkan, peringatan HKG PKK tingkat Provinsi Aceh, yang ini diikuti oleh pengurus PKK dari 23 kabupaten dan kota serta perwakilan kader PKK dari berbagai daerah itu, dimaksudkan untuk menggelorakan 10 Program pokok PKK sesuai dengan program prioritas yang telah ditetapkan, serta memberikan penghargaan sebagai bentuk memotivasi kader PKK agar mampu melaksanakan program-program PKK dengan sempurna.

Lebih lanjut, kata Dyah, momentum ini juga di harapkan bisa menjadikan Tim Penggerak PKK sebagai mitra kerja yang strategis bagi pemerintah dalam mendukung terlaksananya program-prorgam pembangunan di daerah.

Dyah berharap, melalui penyelenggaraan peringatan HKG PKK ke -50 ini, dapat menjadi salah satu saya ungkit serta membangun kedekatan antara PKK, Pemerintah daerah, lembaga mitra dan masyarakat luas. “Dengan adanya hubungan yang harmonis ini tentu saja langkah PKK dalam menjalankan kegiatan di masyarakat akan lebih mudah,” pungkasnya.[********]

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.