Suara Umum Aceh-Banda Aceh :(1/6/2022), Rumah Amal (RA) Masjid Jamik USK yang berpusat di Masjid Jamik Kampus Kopelma Darussalam melaksanakan program Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Dhuafa (P2EMD) bagi masyarakat yang tergolong fakir dan miskin di Gampong Alue Naga, Kota Banda Aceh. P2EMD merupakan program pemberdayaan masyarakat dalam bentuk pemberian modal usaha yang disesuaikan dengan kemampuan (skill) dan kebutuhan penerima. Modal usaha yang diberikan tidak dalam bentuk dana tunai, melainkan dapat berupa hewan ternak, benih tanaman, peralatan kerja, dan peralatan lainnya yang dapat digunakan oleh penerima untuk mendapatkan penghasilan. Adapun dana yang disalurkan bersumber dari zakat dosen/pegawai Universitas Syiah Kuala.
Program P2EMD ini telah berjalan sejak akhir bulan Desember 2021 yang terdiri dari beberapa tahapan seleksi. Tahap pertama adalah permintaan rekomendasi masyarakat fakir/miskin yang tergolong mustahik dari geuchik gampong Alue Naga, dilanjutkan dengan pelaksanaan survei langsung ke rumah dan tempat kerja masyarakat yang direkomendasikan untuk memastikan status kelayakan mustahik, tahap pleno, pengumuman hasil seleksi, penyaluran, serta monitoring dan evaluasi.

Dr. Allaily selaku ketua bidang Pemberdayaan Rumah Amal USK menyampaikan bahwa P2EMD merupakan bentuk kepedulian dan sumbangsih nyata USK dalam hal pemberdayaan masyarakat dhuafa di lingkungan sekitar USK. “P2EMD diharapkan menjadi washilah untuk dapat mengangkat taraf kesejahteraan masyarakat dhuafa di gampong Alue Naga. Modal usaha yang diperoleh ditujukan sebagai stimulus untuk meningkatkan produktifitas penerima manfaat sehingga mampu mendapatkan tambahan penghasilan yang sifatnya berkelanjutan” tutur Allaily.
Proses penyaluran modal usaha kepada para penerima manfaat dilaksanakan secara langsung yang bertempat di balai desa gampong Alue Naga yang dihadiri oleh perangkat gampong, pengurus Rumah Amal, serta para penerima manfaat. Adapun total dana zakat yang disalurkan dalam bentuk modal usaha pada P2EMD ini senilai Rp 89.601.000,- (delapan puluh sembilan juta enam ratus seribu rupiah) kepada 24 orang penerima manfaat. Adapun jenis modal usaha yang disalurkan dalam berbagai bentuk, diantaranya perlengkapan menangkap ikan (boat, sampan dayung, mesin boat, jaring, fiber box, dll), pembuatan/perbaikan kandang dan hewan ternak, serta perlengkapan berjualan (rak, tabung gas, meja,kursi, timbangan, mesin sealer, dll).
Pada kesempatan yang sama, Rumah Amal USK juga melaksanakan kegiatan pelatihan manajemen keuangan bagi pelaku usaha yang diikuti oleh seluruh penerima manfaat P2EMD gampong Alue Naga. Kegiatan pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang pentingnya pengelolaan keuangan untuk menjaga kontinyuitas usaha yang dijalankan. Adapun yang bertindak sebagai pemateri adalah Nurma Sari, S.H.I., M.E.I yang merupakan dosen fakultas Ekonomi dan Bisnis USK sekaligus menjabat sebagai bendahara Rumah Amal USK.
Dalam materinya, Nurma Sari memaparkan bahwa banyak pelaku usaha yang mengeluhkan lambatnya peningkatan pendapatan dari usaha yang dijalankan. Salah satu penyebabnya adalah buruknya manajemen keuangan usaha. “Ada beberapa hal yang sangat perlu dihindari oleh para pelaku usaha diantaranya adalah pencatatan yang kurang baik, menggabungkan uang pribadi dengan uang usaha serta terburu-buru menambah modal tanpa perkiraan dan pertimbangan lebih lanjut” papar Nurma.
Selain hal-hal diatas, pelaku usaha juga perlu melakukan perencanaan dan pengelolaan utang serta perlu menetapkan target dan evaluasi terhadap usaha. ”Rezeki itu bukan hanya ketika banyak, sedikit juga merupakan rezeki. Hal terpenting adalah bagaimana rezeki yang sedikit ini terus berkembang dan berkelanjutan. Banyak belum tentu berkah, sedikit belum tentu tidak berkah” tutup Nurma.
Rasa syukur dan bahagia diungkapkan oleh Kepala Urusan Pelayanan Gampong Alue Naga, Muhammad Nasir atas dipilihnya gampong Alue Naga sebagai target penyaluran P2EMD. Menurutnya, P2EMD ini secara nyata mendorong masyarakat dhuafa penerima manfaat semakin semangat dalam bekerja dan meningkatkan produktivitas. Ia berharap semoga kedepan gampong Alue Naga dapat menjadi gampong binaan Rumah Amal yang juga diaminkan oleh Asnawi, salah seorang penerima manfaat.
Secara terpisah, Uswatul Hasanah, M.Ag selaku wakil manajer bidang pemberdayaan dan kerjasama Rumah Amal USK mengungkapkan bahwa P2EMD di gampong Alue Naga akan terus berlangsung hingga akhir bulan November 2022 dengan agenda monitoring dan evaluasi. Disamping itu, secara khusus ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berperan dalam program P2EMD ini, terutama kepada seluruh muzakki/donatur yang telah mengamanahkan sebagian hartanya untuk disalurkan melalui Rumah Amal.
Rumah Amal USK dijadwalkan akan kembali melaksanakan program P2EMD kepada masyarakat dhuafa yang ada di gampong-gampong lain disekitair USK agar semakin banyak mustahik yang berdaya secara eknomi dan semakin sejahterera(,Zainuddin Ali Kumba).

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.