Suara Umum Aceh- Aceh-Besar : Yayasan Dayah Mulia teupin Batee Kecamatan Blang Bintang, Aceh Besar menggelar Wisuda Para Santri/i perdana jenjang SLTP pada Minggu 26/06/2022) Yang Di dimeriahkan oleh para santri Dengan Menabuh Rapai, juga dihadiri oleh aparat pemerintahan daerah, mulai dari Kepala Kamenag Aceh Besar H.Salman ,S pd,M.ag  , Kepala Kua Blang Bintang,Danramil Blang Bintang ,Perwakilan Dinas Pendidikan Dayah Juga Di Hadiri Oleh MPD Aceh Besar DR.Salahuddin MA, Dan DR.Sabirin MA ,Juga para alim ulama dan tokoh masyarakat.

Pimpinan Dayah Mulia Abuna Mukhlis   menyampaikan Dalam Kata Sambutannya, wisudawan/wati perdana Yayasan Dayah Mulia jenjang SLTP berjumlah 52 orang. “Meskipun dengan jumlah yang tidak terlalu  banyak, diharapkan agar para wisudawan/wati bisa menjadi pelopor pada banyak dimensi kehidupan. Baik bidang pendidikan, sosial, keagamaan, dan sebagainya,” kata Abuna Mukhlis Pimpinan Yayasan Dayah Mulia.

Ia menambahkan, para wisudawan/wati diharapkan tidak merasa berpuas diri dengan yang ilmu dan pengalaman yang sudah didapatkan. Namun harus terus melanjutkan dan meningkatkan diri lagi. “Oleh karena itu, Ia jug berpesan kepada para wisudawan/wati agar bisa memanfaatkan dan mengamalkan segenap ilmu yang telah diperoleh guna kemaslahatan dan kemajuan agama, bangsa, dan negara.

Kepala Kamenag Aceh Besar Juga dalam Kata sambutannya  menyatakan bahwa Yayasan Dayah Mulia

Juga memainkan peranan yang sangat signifikan dalam upaya membentengi dan memproteksi anak bangsa, calon pemimpin masa depan. “Sebab, di kala ekses negatif perkembangan teknologi sedemikian dahsyatnya, maka sistem pendidikan pesantren/Dayah menjadi tumpuan utama untuk memfilter aneka perubahahan yang sedemikian dahsyatnya,” kata Kakamenag Aceh Besar.

Menurutnya, sistem pesantren /Dayah adalah sistem pendidikan genuine yang sudah teruji dalam peran sertanya dalam mencerdaskan, memproteksi, dan membekali segenap piranti yang dibutuhkan oleh anak bangsa. 

Kamenag Aceh Besar, Menjelaskan bahwa anak adalah ujian dan fitnah dari Allah SWT sesuai QS  Al Anfal ayat 28.

“Oleh karena itu, semua orang tua, diharapkan bisa lulus dalam menerima ujian dari Allah  SWT.  Dengan cara, mendidik, mengasuh, membina, dan mengajarkan semua hal yang dibutuhkan anak untuk kehidupan dunia dan akhiratnya,” paparnya.

Namun, Kakamenag Aceh Besar bilamana ada keterbatasan waktu dan kemampuan orang tua dalam menjalankan ujian ini, maka sisitem pendidikan pesantren/Dayah adalah solusi terbaiknya. 

“Sebab, dalam konteks kekinian, mencari ilmu yang kondusif untuk kehidupan zaman sekarang, sebagaimana yang tersirat dalam QS  At-Taubah ayat 122, media yang paling efektif adanya di pondok pesantren/Dayah. Sebab pada sistem pondok pesantren/Dayah, disiapkan keluasan cakrawala pemahaman ilmu dan kehidupan,” ujarKakamenag Aceh Besar. Semoga Santri/Wati Yang Di Wisuda Hari ini Menjadi Harapan Agama Nusa Dan Bangsa Tutur Kamenag Aceh Besar Bapak Salman S pd,M ag.[Zainuddin Ali Kumba]

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.