SUARA UMUM ACEH – Jantho – Puluhan Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) Aceh melaksanakan kegiatan bakti sosial dalam rangka menyukseskan acara Jambore Pilar-Pilar Sosial Tahun 2022 yang digelar di Desa Jalin, Kabupaten Aceh Besar. Sabtu, 03 Desember 2022.

Gotong royong massal yang dilakukan para pilar akar rumput tersebut, berlangsung sejak pagi hingga sore hari di 3 titik lokasi, antaranya Desa Jalin, Desa Suka Tani, dan Desa Aweek.

Selain membersihkan lingkungan, PSM bersama pilar sosial lain dan warga sekitar ikut serta merenovasi ringan tempat pengajian, melakukan penanaman atau penghijauan, dan penyaluran bantuan kepada warga kurang mampu.

Sementara itu, Sub Koordinator Pemberdayaan Perorangan dan Keluarga Dinsos Aceh, Safwan, MM selaku penanggung jawab acara menyebutkan, kegiatan jambore pilar sosial dan baksos PSM digelar Dinsos Aceh bekerjasama dengan Pemkab dan Dinsos Aceh Besar. Bakti sosial dimaksud dapat menjadi dorongan semangat bagi para PSM terhadap pelayanan.

Menurut Safwan, PSM yang juga merupakan relawan sosial dari kalangan masyarakat tersebut, perlu diberikan motivasi guna menumbuhkan rasa kepeduliannya kepada sesama serta pemahaman akan kesetiakawanan sosial yang menjadi modal dalam melaksanakan tugas-tugas lapangan.

“Karena PSM itu Melayani Sepenuh Hati, motto ini jadi pegangan bagi para PSM bekerja di tengah masyarakat, yang bahu membahu membantu warga pemerlu pelayanan kesos. Tiada hari tanpa pengabdian PSM”. tuturnya.

Sebelumnya diketahui, Ratusan pekerja sosial dari berbagai komunitas dan organisasi berkumpul untuk mengikuti acara Jambore Pilar Sosial di kawasan wisata Krueng Jalin, Kecamatan Jantho, Jumat (2/12/2022) malam. Jambore tersebut digelar dalam rangka memperingati Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) Tahun 2022.

kegiatan tersebut berlangsung selama tiga hari, 2 sampai 4 Desember 2022 di tepian Krueng Jalin, diikuti sebanyak 454 peserta, melibatkan semua pilar sosial di Aceh Besar, diantarnya Karang Taruna sebanyak 52 orang, SDM PKH 122, Tagana 73, PSM 53,TKSK 23, SLRT 33, Dinas Sosial 55, PSM kabupaten/kota se-Aceh 30, Aceh Disaster Institute 10 dan LKS 3 orang. Jumlah itu menjadi yang terbesar yang pernah dilakukan. [Adv]

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *